Pencinta Matematika

Siapa bilang jenius matematika adalah orang-orang ber-IQ tinggi saja?

Cek ini. Artikel dari sciam itu menjelaskan bahwa berdasarkan penelitian, anak yang dapat fokus pada pekerjaan di tangan merupakan anak-anak yang mempunyai masa depan cerah di dunia matematika.

research published in the journal Child Development says that a thought process called “executive functioning,” which governs the ability to reason and mentally focus, also plays a critical role in learning, especially when it comes to math skills.

Yang memengaruhi adalah working memory, yaitu kemampuan menyimpan informasi atau aturan dalam pikiran selama melakukan pekerjaan mental. Contohnya adalah ketika anak sedang belajar aritmatika pertama kali, mereka harus mengingat aturan penjumlahan dalam pikiran ketika sedang menjumlahkan dua bilangan.

Dan Inhibitory control, yaitu kemampuan menyetop impuls otomatis dan fokus pada perkerjaan di tangan. Contohnya adalah ketika orang memutuskan melewati jalur yang tidak biasa dilalui ketika pergi ke kantor karena alasan tertentu secara sadar. Jika tidak, yaitu jalur yang dilalui jalur biasa, maka perjalanan dilakukan secara otomatis.

Klaim Blair, si peneliti, adalah bahwa anak dengan inhibitory control yang baik dapat melakukan banyak pekerjaan sekaligus atau mengaplikasikan solusi yang sudah dikenal dengan cara yang baru. Kemampuan inilah yang dibutuhkan untuk mempelajari matemaika tingkat lanjut.

Kita tentu saja dapat mengasah kemampuan itu, daripada mempermasalahkan derajat kecerdasan IQ. Matematika adalah salah satu jembatannya karena salah satu hal yang diutamakan selama belajar matematika adalah pengembangan kemampuan menyelesaikan masalah. Jika matematika di sekolah masih berkesan memberikan rumus tanpa motivasi yang cukup alami (masuk akal), rumus-rumus itu dapat digunakan sebagai pijakan untuk mendapatkan sesuatu yang baru. Atau menggali bagaimana mendapatkan rumus itu. Ini merupakan salah satu kesenangan ketika belajar matematika: meneliti objek yang sama dari berbagai sudut pandang dan membangun hubungan-hubungan yang masuk akal dan sesuai aturan (bah, siapa bilang tidak bisa buat aturan baru) berdasarkan sudut pandang itu. Dan hasilnya bisa diluar dugaa…

Satu pemikiran pada “Pencinta Matematika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s