Einstein penah berkata,terjemahan, bahwa
“Jika saya diberi waktu satu jam untuk mengamankan dunia, maka saya akan pakai 55 menit untuk mendefinisikan masalah dan sisanya untuk mendapatkan solusi.”

Kutipan itu menyiratkan bahwa pada pemecahan masalah, mencoba mengerti masalah lebih penting daripada mencoba menjawabnya secara langsung. Bah, bagaimana bisa menjawab masalah kalau tidak mengerti masalahnya. Tapi, pada prosesnya pertanyaan-pertanyaan yang diberikan guru masih sebatas berorientasi pada pengetahuan yang jawabannya relatif mudah ditemukan. Sehingga tidak memunculkan motivasi untuk masuk pada pemecahan masalah, dengan titik berat pada pendefinisiannya. Pertanyaan dangkal seperti
Berapa luas lingkaran berjari-jari blah?
mudah dijawab, tetapi
Bagaimana memformulasikan luas lingkaran?
lebih mengarah pada penelitian. Dan dalam penelitian tidak hanya diperlukan pengetahuan, tetapi juga keterampilan memecahkan masalah. Ponsel berkoneksi ke internet pun dapat dimanfaatkan.
Jadi jangan tergesa-gesa perhatikan dulu masalahnya,
Ibunya maya, punya lima anak, diantaranya andra,andri,andru,andre. Sebutkan kelima anak itu.

2 pemikiran pada “

  1. Maya🙂

    Yeah, you’re rite Bang, ketrampilan memecahkan masalah, itu yang penting.

    Einstein, “pelawak jenius yang rendah hati”
    admire him
    ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s